Cakrawala

PEMBANTU


Bisa dibayangin deh gimana repotnya gak ada pembantu untuk ibu-ibu  yang bekerja maupun bagi mereka yang memiliki seabreg aktifitas  di luar rumah. Apalagi yang memang sudah terbiasa menyerahkan segala urusan tetek bengek rumah tangga kepada pembantu hingga puluhan tahun.  Kalo anak sudah besar-besar mungkin gak terlalu jadi kendala. Saya inget dulu waktu harus ‘nenteng-nenteng’ anak untuk ngajar ketika si kecil masih balita. Meskipun pinpinan maupun temen-temen di sekolah gak masalah, tapi rasanya gimanaaa gitu ya.. Sementara belum dapat pengganti, kadang malah, anak sampe dititip dulu ke tetangga karena keluarga dekat lokasinya agak jauh sie. Kondisi begini memang bisa ganggu kinerja  kita.

Cari pengganti juga gak gampang, harus selektif, karna terkait pada perkembangan anak yang akan menghabiskan banyak waktu bersamanya dirumah.  Jadi mau gak mau saya siasati supaya gak bergantung sepenuhnya pada pembantu sejak awal, dengan melibatkan anggota keluarga untuk urusan rumah tangga, minimal bisa membantu hal-hal sederhana yang bisa mereka lakukan untuk dirinya sendiri . Sebagai bagian dari proses mengembangkan nilai-nilai tanggung jawab, tidak bijaksana jika kita membiarkan si kecil yang masih duduk di TK misalnya, benar-benar  tergantung sepenuhnya pada pengasuhnya. Mulai melek di pagi hari hingga tidur di malam hari.  Lama-lama si kecil yang kita sayangi ini akan tumbuh menjadi seorang anak yang manja dan tidak mandiri.

Lanjutkan membaca “PEMBANTU”

71News

MOPDB (Masa Orientasi Peserta Didik Baru)


MOPDB dulu lebih dikenal dengan nama MOS (Masa Orientasi Siswa) yang sampai saat ini masih familier di telinga masyarakat. Setelah Kemendiknas mengganti sebutan siswa menjadi  peserta didik, maka MOS pun berubah nama menjadi MOPDB.  MOS ataupun MOPDB hanya sebuah istilah, intinya adalah sebuah kegiatan yang bertujuan membantu siswa agar dapat beradaptasi dengan baik dilingkungan barunya. Selain melibatkan OSIS sebagai pelaksana teknis, kegiatan ini juga melibatkan hampir semua komponen sekolah serta dukungan stake holder  dibawah naungan komite sekolah, yang bersama-sama memiliki tanggung jawab membangun budaya sekolah. Bagi siswa yang lebih senior sudah bukan jamannya lagi MOPDB menjadi ajang perpeloncoan . Bukan jamannya lagi menumbuhkan rasa hormat dengan cara merendahkan. MOPDB selain menjadi kegiatan awal di sekolah baru, juga sebagai media berekspresi bagi siswa dari kelas yang lebih tinggi  untuk menunjukkan kebolehannya melalui bidang ektra kurikuler yang digeluti, sekaligus menarik minat anggota baru dengan berpromosi  .

Lanjutkan membaca “MOPDB (Masa Orientasi Peserta Didik Baru)”

Serba serbi dunia pendidikan

JUJUR vs CURANG


Membaca isi hati dan kegelisahan salah seorang keponakanku , Tami yang di tulis di blognya sendiri mengenai fenomena kecurangan dalam UN, memang menarik dan mengusik. Membangkitkan kembali harapanku bahwa masih banyak generasi penerus bangsa ini yang tetap memegang teguh nilai-nilai kejujuran ditengah derasnya arus degradasi dan pendangkalan nilai-nilai pendidikan. Sebagai seorang guru, saya pun terusik dengan kenyataan memalukan dunia pendidikan ini. Setelah sekian lama Lanjutkan membaca “JUJUR vs CURANG”